PERNAHKAH KITA BERSYUKUR????


Saat itu aq lagi kuliah AWP (Academic Writing&Presentation) dengan dosen yang cukup ekspresif, seringkali kuliah diisi Beliau dengan cerita lucu. Kali ini Beliau bercerita tentang suatu kisah yang cukup singkat tetapi sangat menggugah perasaanku. Beliau bilang kalu cerita tersebut didapat dari email yang dikirim oleh seoang teman. Begini ceritanya……

Suatu ketika ada seorang pemuda naek becak. Ketika di perjalanan, lelaki itu melihat tukang becak memakan pisang goreng sambil mengayuh becaknya. Pemuda tersebut hanya terdiam melihat tukang becak itu makan. Namn, setelah suapan kedua ternyata pemuda itu tidak mampu menahan rasa penasarannya untuk bertanya kepada tukang becak itu…

“ Bang, abang orang muslim kan?” Tanya pemuda itu

“Iya, saya muslim” jawab tukang becak

“Koq ga puasa sih, bang?” Tanya pemuda itu lagi

“ Mas baru puasa dari sahur tadi, ya?Pisang goreng ini makanan pertama yang masuk ke perut saya dari 3 hari yang lalu!!!” kata tukang becak itu

Dari cerita itu akhirnya menyadarkan ku bahwa seringkali kita sombong dengan ibadah puasa kita. Sering juga kita menganggap remeh orang-orang di sekitar kita yang kita pikir tidak puasa atau tidak menghargai orang yang sedang berpuasa padahal bisa jadi mereka seperti tukang becak tersebut.

Seringkali kita juga tidak sadar makna dibalik ibadah puasa itu. Bukankah ALLAH menyuruh kita untuk berpuasa salah satu tujuannya adalah supaya kita bisa merasakan penderitaan orang lain yang tidak makan seharian karena tidak punya cukup uang hanya untuk sesuap nasi???

Tapi, coba renungkan, saat kita berpuasa, kita seringkali memikirkan dan menyiapkan segala jenis makanan enak untuk berbuka nanti. Sedangkan mereka yang berpuasa karena tidak punya uang hanya memikirkan bagaimana mereka bisa makan?kapan mereka bisa makan untuk bertahan hidup?Dengan apa mereka makan???Dan pertanyaan-pertanyaan lain yang mungkin tidak pernah terpikirkan sedikitpun di otak kita.

Nah, semoga cerita tersebut bisa jadi bahan perenungan buat kita…

Sudahkah kita bersyukur atas nikmat dan karunia tak terhingga yang ALLAH berikan buat kita hingga saat ini???Nikmat yang seringkali kita lupakan dan abaikan… Nikmat yang seringkali kita anggap sepele… Nikmat yang baru kita sadari setelah kita kehilangan itu semua….

Nikmat sehat….

Nikmat memiliki tubuh yang lengkap…

Nikmat bisa melihat dengan jelas….

Nikmat bisa mendengar dengan baik…

Nikmat bisa menghirup udara segar…

Nikmat memiliki keluarga yang utuh…

Nikmat dilahirkan dari keluarga yang mampu…

Nikmat berada di tengah-tengah kasih sayang keluarga yang cukup…

Nikmat masih diberi umur dalam keadaan Islam…

Nikmat masih bisa meneruskan sekolah…

Dan nikmat-nikmat lainnya yang tak pernah bisa dihitung dengan alat hitung manapun dan tidak pernah cukup ditulis meski tintanya adalah air laut sekalipun……

So, bukankah ALLAH memberikan kita penglihatan dan pendengaran supaya kita bisa membedakan antara yang Haq dan yang Bathil???Bukan justru menyamarkan (mengaburkan) antara yang Haq dan yang Bathil!!!

Dan bukankah ALLAH memberikan kita akal agar kita berpikir???Bukan justru menjadi orang yang congak, sombong, dan kufur nikmat…Na’udzubillah min Zalik!!!

Lalu, sudahkah kita BERPIKIR untuk BERSYUKUR?????

Haruskah kita menunggu ALLAH mencabut salah satu dari nikmat yang ALLAH berikan itu baru kita SADAR untuk BERSYUKUR?????????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s