Temanku Mati Suri……


Minggu (12 Oktober 2008) aku berencana silaturahim skalian lebaran ke rumah teman2 lamaku, sobat2ku saat SMP dulu lebih tepatnya. Aku rindu mereka, udah lama skali aku tidak bertemu mereka. Alhasil, hari itu aku janjian dengan temanku jam 10.00 di rumah temenku tersebut. Tapi karena ada beberapa kendala, aku baru nyampe rumahnya jam 13.00 (hehehe…sambil disindir gitu deh ma temenku… ga berubah ya dari dulu juga tukang ngaret, hwakakak..) Tapi kali ini emang bukan kesengajaan sifatku yg suka ngaret ko, trust me… Setelah menghubungi terlebih dahulu temen2qu yg mau didatengin, ternyata yang bisa kita kunjungi cuma 2 orang, huhuhu… Lalu berangkatlah ke rumah sobatku yang terdekat rumahnya (kebetulan sobatqu ini yg udah hamper 3thn ga ketemu)… beberapa kali ketok pintu sambil ngucapin salam, tak kunjung kluar juga orang rumahnya, cemas juga, takut ga ada orangnya karena rumahnya tak terlihat ada tanda-tanda kehidupan. Namun setelah hampir 10menit manggil2, akhirnya ada juga yg keluar. Banyak yang berubah ternyata… sayangnya ternyata sobatku itu lagi ga ada dirumah (lagi kerja). Akhirnya qta pun ngobrol dengan ibundanya dan beliau banyak cerita tentang sobatku ini dan kehidupannya yg sedikit membuatku agak shock juga. Yah… begitulah hidup… ga penah constant… tapi perubahan adalah hidup itu sendiri…

Setelah itu beranjak ke rumah sobatku berikutnya. Sebelum berangkat kesana aku menelponnya terlebih dahulu untuk memastikan kehadirannya di rumah, skalian nanya juga c alamat baru rumahnya. Awalnya kita disuruh dateng malam karena doi mau tidur dulu coz capek baru pulang dari rumah sodaranya, tapi setelah tau qta udah di jalan, akhirnya doi mengizinkan kita dateng saat itu juga, dengan berpesan kalo udah nyampe depan gang, telp doi lagi. Dan qta pun berangkat ke alamat yang dituju, pas nyampe depan gang, kitapun menelponnya. Tapi, ternyata yang angkat telp.nya adalah adenya yg kmudian diteruskan ke ibunya. Setelah ngomong-panjang lebar qta ‘disuruh’ pulang karena si doi lagi tidur dengan pulasnya, dan si Ibu tidak tega membangunkannya (huhuhu… tapi ko tega ya ma kita yang udah di depan gang rumahnya…)

Akhirnya kitapun dengan gontai memutuskan untu ke warnet (menyusul cownya temenku itu yg nunggu dia slese silaturahim dgnku). Tapi baru juga 5menit ngenet, aku langsung bergegas pulang coz perutku tiba2 berkontraksi (hehehehe…). Nyampe rumah jam 3-an, truz karena iseng di rumah sendirian, walhasil aku menghubungi sobat lama lainnya (sobat SMA) yg masih cukup intens ketemu. Kebetulan dia juga lagi ga ngapa2in di rumah. Dan akhirnya kita memutuskan untuk silaturahim ke rumah cownya sobatku itu yang juga sobatqu dari SMA yg udah aq anggap kakakqu sendiri. Maen2 dan ngobrol2 ga jelas, trz makan di bakso atom. Setelah pamit pulang (sekitar jam 20.00) dengan mereka ber 2, aku langsung bergegas ke rumah sobatqu SMP yang tadi siang lagi pergi. Pas nyampe rumahnya, ternyata udah ada 2 sobat smpqu yg lainnya di sana (mengingat dulu SMP aku nge’genk’ dengan mereka ber4), jadi kurang 1 deh sobat se-genk-an kita. Alhasil, yasuwlah… kalo udah lama ga ketemu sobat lama, waktu serasa ga ada artinya, ngobrol2 dan curhat panjang lebar. Saat lagi ditraktir makan mpekmpek, sambil nunggu mpek2nya dimasak, tiba2 salah satu sobatku bercerita. Temennya sobatqu yang pernah diceritain ke aku ada yang mati suri. Aku langsung shock gitu dengernya, aku kira mati suri cuma ada di sinetron2 aja, hehehe… Setidaknya orang yg mengalami mati suri itu orang yang ‘dekat’ dan aku kenal juga. Dan sobatku menceritakan ‘mimpi’ temannya yang mati suri itu. Begini ceritanya…… (sambil bergaya kismis)

Asumsi: Sebut saja temennya sobatku itu dgn nama Mr. X

Si Mr. X harus menjalani operasi jantung karena katup jantungnya tersumbat gara2 Mr. X adalah perokok pasif yg cukup aktif (Nah lho???). setelah menjalani operasi, kyaq di sinetron2 gitu… mesin pendeteksi denyut jantung tiba2 menampilkan gambar garis lurus panjang—————————

Lalu Mr. X ‘dibangunkan’ dengan mesin kejut jantung, tetapi ga bangun2 juga. Lalu, 3 jam berlalu setelah usaha ‘pembangunan’ Mr. X, akhirnya Mr.X dibawalah ke ruang mayat. Eh, pas lagi perjalanan ke ruang mayat, tiba2 Mr. X bangun dengan pertanyaan polosnya,” ada apa niyh???” alhasil Nyokapnya langsung pingsan saat itu juga, tapi kakaknya justru sujud syukur menyadari adenya tersebut kembali hidup. Kalo aq ada disana saat itu, yg ada aq justru lari terbirit-birit niy, hehehe…

Nah, kemudian Mr. X menceritakanlah kejadian yang dia alami selama 3 jam kematiannya….

Saat itu di kanan-kirinya ada malaikat yang mengiringinya, dan Mr. X ini harus melewati jembatan yang lebarnya seperti rambut di belah tujuh (jembatan shiratahal mustaqim, menurutku), lalu, Mr X dihadapkan pada 3 pintu, yang ternyata adalah pintu neraka… Mr. X ini melihat orang2 yang dibakar di dalam sana sambil meminta tolong. Seketika itu teringatlah Mr. X akan janji2 yang belum dia penuhi dan dosa2 yang pernah dia lakukan. Lalu, malaikatpun berkata pada Mr. X, “kamu cuma bisa sampai sini!!!”….. dan terbangunlah Mr. X dari ‘kematiannya’

Aku bener2 terhempas dan terhenyak mendengar kisah nyata dari sobatku ini. Aku seperti disadarkan dan diingatkan akan kehidupan akhirat nanti, yang mungkin kadang kita juga suka menyangsikan bahkan mungkin lupa dengan adanya kehidupan akhirat yg abadi itu (mengingat kemampuan otak kita tidak sampai untuk merasionalisasikan adanya kehidupan akhirat yang seperti itu), sehingga kita sering terlena dengan kesenangan dunia yg cuma sementara.

Aku jadi berpikir…

Apakah ALLAH harus memperlihatkan kehidupan akhirat, baru kita percaya akan adanya akhirat???

Apakah ALLAH harus memperlihatkan kehidupan akhirat, baru kita menyadari dosa-dosa yang telah kita perbuat???

Apakah ALLAH harus memperlihatkan kehidupan akhirat , baru kita tekun beribadah kepada-Nya???

Apakah ALLAH harus memperlihatkan kehidupan akhirat , baru kita mengemis-ngemis cinta-Nya???

Kalo tanpa diperlihatkan kita merasa sudah percaya dengan kehidupan akhirat, mana buktinya???

Toh kita masih lebih sering mementingkan kehidupan dunia daripada kehidupan akhirat!!!

Masih lebih sering mengejar kesenangan dunia daripada kebahagiaan akhirat!!!

Masih lebih sering memikirkan keindahan duniawi ketimbang keindahan di akhirat!!!

Masih lebih sering meminta kepada ALLAH kebaikan di dunia daripada di akhirat!!!

Masih lebih sering berlomba-lomba mencari kekayaan dunia daripada kekayaan akhirat!!!

Lalu, kalo semua pernyataan itu adalah benar, apa kita masih bisa mengatakan dengan yakinnya bahwa kita percaya akan kehidupan akhirat???

Padahal kehidupan akhirat itu adalah kehidupan yg abadi…

Padahal kehidupan akhirat itu jauh berlipat-lipat lebih indah daripada kehidupan dunia bagi orang-orang yang beriman

Padahal kehidupan akhirat itu jauh berlipat-lipat lebih nikmat daripada kehidupan dunia bagi orang-orang yang bertakwa

Padahal kehidupan akhirat itu juga jauh berlipat-lipat lebih kejam daripada kehidupan dunia bagi orang-orang berbuat dosa

Lalu, apakah kemewahan syurga pantas kita bayar dengan amalan kita yang cuma secuil???

Bahkan, keimanan kitapun masih diragukan…

Bukannkah iman itu, percaya dalam lisan, percaya dalam hati, dan percaya dalam perbuatan???

Kalo cuma percaya dalam lisan, apa masih bisa kita dibilang beriman???

Tanyakanlah pada diri kita masing-masing…

Mari kita merenung dan intropeksi diri………………

3 thoughts on “Temanku Mati Suri……

  1. iya…
    Emang cuma kita yang tau seberapa besar iman kita…
    Kalo kita tau iman kita lg turun, kenapa seringkali kita hanya diam saja??cuma pasrah…males mencoba untuk naikin iman itu lagi?………

  2. marilah kita kembali kepadanya dengan barbuat kebaikan di muka bumi ini dan megerjakan segala perintahnya menjauhi semua larangannya
    hidup di dunia ini hanya sementara,selagi nafas masih behembus bertobatlah kalo nafas kita sudah di ujung rambut tidak ada lagi kata tobat,ya allah ampunnilah semua dosa2 ku dan kedua orang tua hamba ,jauhkanlah kami dr siksaan api neraka jahanam aminnnnnnnnnnn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s