Rentetan Peristiwa Yang Bukan Suatu Kebetulan


Entah ada apa dengan hari ini…

Kenapa peringatan ALLAH datang berturut-turut kepadaku di hari yang sama, hari ini, Jumat 24 Oktober 2008…

Hari ini, ketika aku sedang bersiap-siap berangkat ke kampus, tiba-tiba mamaku bercerita, tentang seorang tetanggaku yang cukup aku kenal. Dan aku sangat kaget mendengarnya, karena menurutku usia beliau masih cukup muda untuk seorang –orangtua-. Beliau sedang mengalami sakaratul maut dari hari Rabu kemaren hingga saat aku menulis blog ini. Sangat malang sekali, karena beliau mengalami kesulitan sakaratul maul. Sudah 3 hari ini, beliau berteriak-teriak kesakitan sambil melakukan kebiasaan aneh, yaitu ingin membuka bajunya. Aku bergidik ngeri mendengarnya apalgi ini bukan cerita dari mulut ke mulut, tetapi mamaku sendiri yang menyaksikannya. Usut punya usut mamaku menceritakan juga kemungkinan sulitnya beliau sakaratul maut. Salah satunya karena beliau telah menjual tanah wakaf dekat rumahku. Y a ALLAH… aku jadi teringat kisah-kisah nyata di majalah hidayah… dan aku jadi merasa takut membayangkan saat-saatku sakaratul mau nanti, Naudzubillah Min Zalik klo aku harus mengalami su’ul khotimah….

Tidak lama beberapa menit kemudian aku menerima sms dari temen kampusku….

“Innalillahi Wa innalillahi Rojiun telah meninggal dunia……………………”

Deg… aku semakin takjub!!!

Barusan saja, aku mendengar kisah sakaratul mautnya tetanggaku, sekarang aku harus mendengar berita meninggalnya ibunda seorang temanku, teman kampusku, teman sejurusan sekaligus seangkatan. Dan aku hanya berucap Innalillahi…

Lalu, sehabis aku ujian hari ini, sekitar pukul 17.00, kami anak2 IE 05 berkumpullah untuk ngelayat ke rumah temenku itu, selama menunggu temen2 yang lain berkumpul, kami sempat membicarakan tentang pembunuhan anak gundar yang mayatnya di buang di gerbatama UI, lalu pembicaraan berganti kisah, dengan topic yang masih sama, tentang kematian seseorang di depan FE, yang katanya karena kecelakaan. Hufff…………………

Sekitar jam 17.30, kita baru berangkat dari kampus dan baru sampai di rumahnya sekitar pukul 18.45 kita. Usut punya usut ternyata Ibunda temenku itu meninggal karena menderita kanker payudara yang sudah cukup lama. Lagi-lagi….Hufff……………………

Sekitar pukul 19. 45, kita pamit pulang, dan aku harus balik ke kampus lagi untuk menjemput motorku yang kutinggal di parkiran kampus. Sekitar pukul 20.30 aku baru samapi di rumah. Kebetulan mamaku lagi masak makanan kesukaanku, kerang hijau saus tiram, dan kebetulan juga aku lagi lapar-laparnya belum makan malam. Sehabis menyantap habis makanan lezat itu, aku ke kamar, dan bersiap siaga pasang posisi PeWe sambil ngenet, buka2 FS, email, dan blog…

Tiba-tiba untuk pertama kalinya omku menelpon ke HPku, dan menanyakan perihal telp rumahku yang sibuk karena jaringannya ku pakai untuk ngenet. Lalu, akupun mematikan jaringan internetnya, tidak lama omku itu mengabarkan bahwa kakekku meninggal dunia ba’da Isya tadi……………

Deg… deg… deg… Innalillahi……

Kakeku yang baru saja idul fitri kemaren aku bertemu dengannya, sekarang beliau telah pergi ke pangkuan-Nya…

Aku langsung mengajak mamaku malam mini juga ke rumah beliau, tetapi ternyata aku tidak diizinkan pergi malam ini, dan baru boleh ke sana besok pagi……

Aku bener 2 terperanjat, kaget, bingung, sedih, heran, entah…..

Aku tidak mengerti kenapa kejadian ini berturut-turut terjadi padaku dalam 1 hari, dan tokohnya pun semakin dekat denganku…

Peristiwa yang menurutku bukanlah suatu yang kebetulan, tetapi peristiwa yang sudah diatur jalannya…

Ya Rabb… Apakah ini teguran dari-Mu untuk mengingatkanku bahwa kematian itu memang begitu dekat???

Ya Ghafur… Apakah ini peringatan dari-Mu agar aku senantiasa mempersiapkan bekalku sebanyak-banyaknya di dunia untuk kehidupanku di akhirat nanti???

Ya Rahman… Apakah ini bentuk kasih sayangmu agar aku tidak tertipu dengan kehidupan di dunia ini yang hanya kesenangan sesaat???

Ya Khalik… Apakah ini bentuk cinta-Mu padaku agar aku selalu berbuat kebajikan sampai penghujung hayatku, dan dengan kemurahan hati-Mu, setidaknya kebajikanku yang cuma secuil itu bisa mengantarkanku pergi dari kehidupan dunia ini dengan predikat Husnul Khotimah…………….????

Ya ALLAH… ampunilah dosa dan khilaf hamba-Mu yang hina ini…

Ampunilah hamba yang sering lupa pada-Mu…

Ampunilah hamba yang sering meninggalkan suruhan-Mu…

Ampunilah hamba yang sering mengerjakan larangan-Mu…

Ampunilah hamba yang sering mengabaikan akan tibanya kematian………………………..

“Sesungguhnya yang berjiwa pasti akan mati dan kembali pada-Nya………………………”

2 thoughts on “Rentetan Peristiwa Yang Bukan Suatu Kebetulan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s