SaBtU YaNg MeNaKjUbKaN



Tertanggal 15 November 2008, hari itu aku ada undangan pengukuhan guru besar dari salah satu dosenku yang diadakan di aula FKUI salemba yang dimulai jam 10.00, undangan terbatas hanya untuk 15 orang. Hari itu aku janjian dengan NV & RN naik mobilnya OY jam 08.00 di kampus (padahal tadinya disuruh ngumpul jam 07.00 oleh OY, kepagian kan???akhirnya dengan susah payah membujuk OY agar ngumpulnya dimundurin jadi jam 08.00)

Tapi ternyata, karena macet, ada acara bedah kampus di balairung, OY baru nyampe kampus jam 08.30. Tapi, di perjalanan sempet ada tragedy, biasalah, kata temenku si OY ini emang agak tempramen, jadi saat itu ada motor nyalip dan mau membalap mobil kita, si OY kambuh darah tingginya, hampir aja dia mau nabrakin itu motor, kita di mobil cuma bilang, “sabar…sabar”. Huff… serem banget deh saat itu ngeliatnya!!!

Lalu, dengan menggunakan GPS (maklum ga ada yg tau jalan), akhirnya kita sampai di salemba jam 09.30 dengan selamat, tanpa nyasar (yaiyalah…!!!).

Ga lama, acara pengukuhan 3 orang dosen menjadi guru besar pun dimulai. Biodata, riwayat hidup, dan pidato yang cukup panjang dari ketiga dosen ini pun dibacakan…

Dan, setiap kali kata penutup, ucapan terimakasih dari ketiga dosen ini pun selalu menyentuh hatiku dan membuatku sedih, haru, & ingin meneteskan airmata, terutama pidato penutup dari dosenku yang diucapkan sambil menangis, berikut kutipannya…

Dosen Pertama (dosen yang mengundangku):

“…. Dalam kata-kata, sungguh saya tidak bisa menggambarkan betapa saya sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah menganugerahkan seorang suami tercinta, yang luar biasa, Mr. X. Cinta kasih, perhatian, dukungan, pengorbanan yang tiada batasnya, telah saya terima sejak saya kuliah di XXXX, hingga saya bisa menyampaikan pidato ini. Tidak dapat saya tunjukkan dengan kata-kata, betapa besarnya rasa terimakasih saya, kepada suami tercinta, yang selain seorang kekasih, bagi saya adalah guru dan tempat saya bertanya. Terimakasih untuk pengertian yang diberikan karena terlalu banyak waktu dari 38 tahun kebersamaan kita yang telah tersita karena kesibukan saya untuk dapat sampai ke jenjang yang paling tinggi dalam dunia pendidikan. Rasa terimakasih yang sama saya sampaikan kepada anak-anak, terimakasih telah menjadi cahaya dalam kehidupan saya…………”

Dosen Kedua:

“…. Untuk isteriku tercinta, Mis. X, sulit bagi saya untuk merangkaikan kata demi mengekspresikan apa yang berada di hati saya dalam forum ini. Biarlah itu menjadi bagian yang mengisi ruang-ruang pribadi kita. Demikian juga kepada buah hati kami. Kalian membuat hidup saya terasa sangat bermakna. You are the love of my life…..”

Dosen ketiga:

“…. Ucapan terimakasih yang sangat dalam dari hati saya sampaikan kepada suami tercinta, Mr.X, atas kesediaan dan kesabarannya menjadi ‘Mr. Mom’ mengurus anak-anak dan urusan domestic ketika saya menyelesaikan program S3 di xxx. Tanpa dukungan dan pengertiannya, tidak akan pernah saya dapat menyelesaikan pendidikan S3, apalagi menjadi professor seperti hari ini. Untuk kedua anak saya yang saya banggakan, saya sangat menghargai sikap mereka yang tidak pernah mengeluh karena seringnya saya berada di luar rumah. Terimakasih mama ucapkan karena kalian telah menjadi anak yang baik dan menyenangkan………..”

Cukup mengharukan bukan???

Acara selanjutnya adalah salam-salaman, memberikan selamat kepada ketiga guru besar tersebut, yang kemudian diteruskan dengan acara ramah-tamah alias makan-makan.

Wuih…makanannya enak-enak (kampung banget yak???), ada sushi, chicken teriyaki, dim sum, sapi muda, mie jawa, es cincau, es campur, ikan salmon,dll. Kenyang dan puas banget deh pokoknya… ^^

Setelah itu kita pulang, karena OY dan RN ga langsung ke depok, mau ke mangga dua dulu, akhirnya aku dan NV pulang sendiri, nebeng TW dan mamanya naik taksi ampe kalibata. Berhubung aku juga ga terlalu tau jalan, dengan bodohnya dan bermodal nekat alias sok tau, abiz naek miniarta 62 yg ongkosnya cukup mahal padahal deket bgt jaraknya, aku salah turun alias kecepatan turunnya, padaha masih beberapa meter lagi, baru kita bisa naek angkot selanjutnya. Alhasil kita ber2 jalan kaki ampe terminal Ps. Minggu. Tapi, kita ga tau angkot 04 itu ngetemnya dimana ya? Akhirnya kita memutuskan naik kereta dari stasiun Ps.Minggu. Dan karena kita ber2 ga pernah naek kereta dari Ps. Minggu, kita berbingung-bingung ria di peron melihat relnya koq banyak ya???ga seperto stasiun pada umumnya yang cuma 2 arah. Kita c percaya2 aja ma petugasnya yang bilang klo ke depok di jalur 2, dan kita pun nunggu di sana. Kurang lebih 15menit nyampe juga kereta KRL ekonomi arah depok. Wuihhh… penuhnya minta ampun, mau ga mau harus naik dengan berdesak-desakkan. Inilah yang namanya “bersenang-senang dahulu, bersakit-sakit kemudian”, hix….

Nah, sepanjang perjalanan aku pulang aku smsan ma sobatku (sempet off di kereta, ribet dan mengerikan), ternyata dia lagi ada masalah gitu. Nyampe stasiun pocin aku langsung cao ke rumah sobatku ini untuk berbagi cerita.

Aku pun sempet syok bahkan menangis mendengar ceritanya, aku bener-bener ga percaya!!! Kenapa perjalanan hidup bisa membuat seseorang berubah 180 derajat……..!!!

Setelah itu, kita berdua menghilangkan stress dengan jalan2 ke mall, eh kali ini aku dapet makan gratis lagi, ditraktir sobatku ini di Hok-Ben, Ummm…Nyummy..!!!

Setelah itu kita duduk-duduk di taman, mendiskusikan lebih lanjut masalah wanita….

Hufff…. Begitulah hidup… selalu ada perubahan………….

Dan pulangnya aku nginep di rumah sobatku ini, setelah sekian lama memang tidak pernah nginep di rumahnya lagi yang kebetulan lagi ditinggal ayah-ibunya ke luar kota…

Dan seperti biasa, kita bergosip dan bercerita sampai larut malam……….

Nb: Teruntuk sahabatku yang aku sayangi… yang kuat ya say… ^^aku yakin kamu pasti bisa melewati ini semua, dan aku akan berusaha untuk selalu ada buatmu, kapanpun kamu butuh….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s