Pada Suatu Pagi Hari


Maka pada suatu pagi hari

ia ingin sekali menangis

sambil berjalan tunduk sepanjang lorong itu…

Ia ingin pagi itu hujan turun rintik-rintik

dan lorong sepi…

agar ia bisa berjalan sendiri saja

sambil menangis dan tak ada orang bertanya

kenapa…

Ia tidak ingin menjerit-jerit berteriak-teriak mengamuk

memecahkan cermin membakar tempat tidur…

Ia hanya ingin menangis lirih saja

sambil berjalan sendiri

dalam hujan rintik-rintik di lorong sepi pada suatu pagi.


By: Sapardi Djoko Damono

3 thoughts on “Pada Suatu Pagi Hari

  1. @hanri:
    Iya niy ganti,,,
    Cari suasana baru aja,,,
    Bilang keren pasti karena warna merahnya ya???
    Huh,,, padahal kan yg bikin bagus warna pinknya,,,
    Huehehehe,,,

    @nanto:
    Iya dunx ganti,,,
    Yg lebih oke,,,
    hahaha,,
    Bukan krn suasana hati,,,
    tapi iseng aja, bosennn,,,
    pengen ganti suasana,,,
    Hueheheh,,, ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s