Cinta Bersyarat


cinta,,,

cinta,,,

cinta,,,

rasanya klo ngomongin masalah cinta ga akan ada abis-abisnya,,,


entah kenapa, aku tidak pernah percaya ada cinta *dalam hal ini dengan lawan jenis* yang bisa bener2 tulus tanpa syarat,,,

kenapa???

Seringkali orang “pilih-pilih” dalam mencintai seseorang,,,

artinya bahwa, tidak serta-merta seseorang mencntai tanpa alasan apapun,,,

Pasti ada aja alesannya,,,

entah karena,,,

baik, perhatian, pengertian, setia, ganteng, lucu, cantik, modis, ramah, tajir, alim, asik diajak ngobrol, nyambung, nyaman, pinter, pinter masak, jago ini-itu, kharismatik, sesuai kriteria, dan masih banyak alasan2 lainnya,,, apapun itu alesannya baik alasan secara materi maupun non-materi,,, cinta itu punya alasan…!!!

Nah, untuk kasus di atas lebih tepatnya mengenai JATUH CINTA BERSYARAT…!!!

Untuk cinta bersyarat misalnya…

seringkali dalam suatu hubungan *dalam hal ini pacaran*, meskipun keduanya saling mencintai, tapi nyatanya cinta mereka ga pernah bener2 tulus,,, kenapa???

Banyak kasus hubungan retak karena ketidakngertian pasangannya…

“harusnya kamu begini……..”

“aku maunya kamu begitu…….”

“aku ga akan ninggalin kamu kalau kamu…..”

“aku ga akan minta putus klo kamu…….”

“aku ga akan mendua kalo kamu…..”

“aku udah ga sayang lagi ma kamu karena kamu….”

Dan pernyataan2 lainnya yg menyatakan bahwa cinta memang bersyarat…

Maka berhati-hatilah “maen api”-nya cinta,,,

Karena, kena perciknya aja udah perih,,,

hueheheh,,,


cinta orangtua,,,

cinta ALLAH,,,

dan cinta karena ALLAH,,,

yang selalu tulus,,,

tanpa pamrih,,,

dan tanpa syarat,,,,,,,, ^^


_riri yang semakin mengerti makna cinta_


15 thoughts on “Cinta Bersyarat

  1. Cinta itu sendiri pun muncul karena suatu faktor kan dan itu bukan lah sebuah syarat bagi kita untuk mencintai, melainkan sebuah pertanda bagi datangnya cinta itu sendiri,.
    (agak membingungkan),.😀

  2. @galih:
    Iya, gal sepakat bgt kalo cinta itu memberi,,,
    Tapi… ada saatnya kita ingin “diberi”,,,
    itulah kenapa ri bilang kalo cinta itu bersyarat,,,

    sepakat,,, cinta tak harus memiliki,,,
    huehehehe,,,

    thanx, gal atas komennya,,, ^^

  3. upss.. beberapa kalimat terakhir lumayan menjitak kepala, hehe..

    gini aja ri, lu bikin notes saingan sama notesnya icha, kalo dia dari sisi moneter: fear of falling in love, lu bikin dari sisi makronya: unconditional love, hehe..

  4. @hanri:
    Bagus dunx ngerasa “menjitak” kepala lo,,, biar lo sadar,,,!!!

    Males ah bikin notes, mending blog aja,,,
    Ntar tambah tenar lagi klo nulis di notes,,,
    hahahha

  5. numpang kontra ah,,,,Cinta itu tanpa syarat,,,dan ga punya alasan,,,,Cinta datang dengan sendirinya,,,tapi juga bisa pergi dengan sendirinya,,,jadi memang harus hati2,,
    benar Cinta itu adalah ingin “memberi”,,,,tapi ketika ada saatnya ingin “diberi”,,,maka yg itu bukan Cinta,,,
    saat suatu hubungan berakhir,,,sebenernya bukan cinta yg salah,,,tapi memang manusia saja yg masih blum memahami cinta,,,

    Api Cinta memang perih jika kita terkena perciknya di satu sisi(terutama ketika lg tersakiti =P),,tapi disisi lain api cinta kadang sangat menghangatkan,,(terutama ketika lg dicintai ^^) betul ga? so tergantung nih qta mu pakai sudut pandang mana? dipilih aja,,,mu Cinta itu di negatif kan ya bilang aja cinta itu bersyarat dan perih,,klo mau di positifkan ya cinta itu tanpa syarat dan menghangatkan,,anda mu pilih sudut pandang yg mana? negatif atau positif? choose ur side,,,😉 atau mungkin anda sedang berada di salah satu sudut kali ya,,,😉 semoga saja cepat kembali ke sudut yg positif,,=)

    dan memang dunia itu memiliki keseimbangan,,,yin dan yang klo kata orang cina,,,disatu sisi siang bercahaya,,disisi lain malam gelap gulita,,kala kamu sedang mencintai seseorang maka mungkin saja kamu tdk sadar sedang sengaja atau tidak sengaja menyakiti org lain,,sebaliknya kala kamu sedang menyakiti seseorang maka mungkin saja kamu tdk sadar sedang sengaja atau tidak sengaja mencintai org lain,,,
    maka,,,ketika kamu tersenyum melihat seseorang sedang mencintai begitu hebatnya,,maka sadarilah klo mungkin dia sedang menyakiti orang lain dengan hebatnya yg mungkin kamu tidak kenal dan tidak peduli dengan org itu,,,dan ketika kamu begitu geramnya melihat seseorang sedang menyakiti dengan hebatnya,,maka sadarilah klo mungkin dia sedang mencintai orang lain dengan hebatnya yg mungkin kamu tidak kenal dan tidak peduli dengan orang itu,,,
    its a complicated world eh..? itu yg bikin dunia jadi menarik,,,=P

    Cinta sejati memang hanya Allah yg paling mengerti,,,
    Cinta itu ciptaaNya yg sangat sulit dimengerti pemikiran manusia,,,
    tapi…qta manusia di beri akal dan pikiran untuk trus belajar.Memahami cinta lebih baik dan lebih baik lagi,,,meskipun,,,,harus terjatuh,,menjatuhkan,,terseok-seok,,,tersakiti,,,ataupun menyakiti,,,tetapi semua itu adalah bagian dari qta untuk semakin memahami Cinta,,,hingga akhirnya,,,mudah2an,,,qta menemukan arti Cinta yg Sejati,,,,=)

  6. Cinta itu ibarat Berlian, kita tidak mudah untuk mendapatkan, kita akan dapatkan jika kita percaya dan mau mencari cinta itu, dan seperti berlian, cinta sejati perlu pengorbanan.

  7. haihai…
    mo ikuwt nimbrung ah…hehehe
    mnurut ak cinta itu emg tanpa syarat ko..

    cinta itu datang tanpa syarat…
    *qta akan terheran2 knapa ada rasa itu? speti modifikasi lagunya norah jones…don’t know why,It comes…halah…heheh^^

    qta akan melakukan sesuatu untuk cinta qta,dengan tanpa syarat…dengan dasar ikhlas…misal,km mau ak jd bgitu…karena qta mau menjaga cinta itu jadi ya qta melakukanny ikhlas…tanpa syarat^^

    qta akan menerima cinta qta,dengan tanpa syarat…dengan dasar ikhlas juga…misal,aku ikhlas ko kamu begitu…aku nerima kamu…

    jadi cinta satu dan yang lain kalo udah bgitu udah mantaph d…mak nyus…heheheh…tapi namanya juga manusia…will n’ do process…so, tgtg manusianya aja masing2…love takes time,right?

    *hehehheh jd ngemeng2…^^

  8. numpang comment y………
    syarat mencintai yang sesungguhnya ada pada pada nurani kita, bagaimana qta mampu mencintai kekurangannya, menyayangi kelemahannya dan merindukan ocehannya. karena cinta adalah belajar, belajar mengerti, memahami, memberi,ikhlas dan sabar
    mungkin banyak yang memberikan persyaratan pada cinta karena takut akan sebuah kegagalan, tapi bukan cinta yang gagal ketika air mata tak terbendung,ketika hati tersayat, yang gagal sebenarnya adalah wujud nyata cinta itu sendiri.

  9. @unggul:
    panjang amet pak ngasih komennya???
    itu komen apa postingan yak???
    Huehehe,,,

    Hmmm,,,
    oke, ri percaya klo cinta itu datang dgn begitu saja tanpa syarat,,,
    Tapi,,,
    Ketika cinta itu dibawa dalam suatu hubungan, cinta itu membutuhkna syarata,,,
    Misalnya, kita bisa saja jatuh cinta sama sapapun,,,
    Tapi kita butuh syarat2 tertentu untuk yakin bahwa orang yg kita cintai itu bisa jadi pasangan hidup kita yg baik, kan???
    Karena,,, kalo cuman cinta doang itu ga cukup untuk membina suatu hubungan, apalgi pernikahan,,,
    Banyak hal lain yg lebih penting ketika kita memutuskan seseorang untuk jadi pasangan hidup kita selamanya,,,,,,,,,,

    Klo kk menganalogikan cinta dgn yin dan yang,,,
    itu berarti cinta emang buta ya,,, EGOIS…!!!

    Oowhh,,,
    maaf, saya bukan lagi orang yg slalu memandang dari sudut negatif,,,
    justru dengan berbagai pengalaman pahit yg telah saya alami, saya jadi banyak belajar dan mengerti,,,
    Saya jadi bisa banyak melihat hal yg positif,,,
    Jangan dikira saya nulis ini krn pernah beberapa kali patah hati,,,
    pengalaman cukup membuat saya semakin dewasa,,,
    Bahwa cinta itu ga harus diturutin,,,
    cinta itu bukannya menyakiti orang lain di sisi lain,,,
    cinta itu ga seharusnya seEgois itu,,,

    Overall,,,
    Thanx 4 ur comment,,, ^^

  10. @ deangeo1:
    Manusia boleh berencana (dalam hal ini mecari cinta)
    Tapi, tetep ALLAH yg menentukan cinta yg seharusnya kita miliki,,, ^^

    Thanx 4 ur comment

    @Devy:
    Sayangnya, dev,,,
    ketika dua sejoli membina suatu hubungan,,,
    ga semua pasangan mau menerima pasangannya begitu apa adanya,,,
    awalnya mungkin masih bisa,,,
    Tapi seiring berjalannya waktu, semakin membuka “topeng” masing2,,,
    Dan kita lihat seberapa besar komitmen masing2 mereka ketika mereka akhirnya melihat “wajah” pasangan mereka yg sebenarnya,,,
    Klo komitmennya kuat, ya,,, dy mgkin bisa menerima pasangannya itu apa adanya,,,
    Tapi, klo komitmennya memble mah,,, pasti kekurangan pasangannya seringkali menjadi pemicu dan bahan pertengkaran hubungan mereka,,,

    gitu deh,,,

    thanx 4 ur comment,,, ^^

  11. Aku mempunyai pengalaman yang tidak mengenakkan dengan mantan pacar..
    Kami berpisah bukan karena permasalahan dari kami. Tapi karena orang tuanya yang tidak setuju dengan hubungan kami.
    Mantanku pernah diancam akan “dibuang”, tidak dianggap sebagai anak dan tidak akan pernah merestui hubungan kami dunia akhirat..
    Semua terjadi karena kami lain RAS..
    Sekarang kami harus mengalami kesakitan yang sangat dalam. Karena kami sudah berhubungan selama 8 tahun.
    Berbagai cara telah kami lakukan untuk memberikan pandangan baru kepada orangtuanya. Tetapi jawabannya selalu menyakitkan..
    Apakah itu yang disebut cinta orangtua tidak bersyarat kepada anaknya ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s