Dear Friend


Dear Friend,
Persahabatan kita sudah cukup lama
bertahun-tahun telah kita lewati bersama
suka-duka tangis-tawa canda-amarah
masih melekat erat dalam memori saya

Dear Friend,
Aku tak pernah sedikitpun lupa
segala kebaikan yang telah kamu berikan untuk saya
waktu, pikiran, materi, bahkan jiwa dan raga
yang pernah kamu korbankan cuma-cuma

Dear Friend,
Saya selalu tersenyum bahagia
kadang-kadang sedih juga
teringat kenangan indah kita
betapa dulu kita saling menjaga
betapa banyak hal dalam diri kita yang sama
tetap menghargai dan mendukung pun jika kita berbeda

Dear Friend,
Waktu berlalu dengan cepatnya
tanpa terasa, tanpa bisa dicegah
semakin lama saya merasa
jalan kita kita semakin berbeda
hingga terasa jauh seolah-olah

Dear Friend,
entah siapa yang berubah
mungkin kamu, atau mungkin saya
ataukah kamu dan saya, kita
tapi bagi saya
kamu bukan lagi yang saya kenal dahulu kala

Dear Friend,
pergaulanmu, lingkunganmu membuatmu berbeda
pola pikir, cara bergaul, dan gaya berpakaianmu kini berubah
dan aku entah harus apa
membenarkanmu jelas aku salah
menegurmu aku tak kuasa

Dear Friend,
Kamu sangat tau siapa saya
katamu, saya posesif adalah benar adanya
betapa besar rasa sayang saya
sebagai teman dan sahabat yang telah bertahun-tahun lamanya
saya tak ingin ada kehilanganmu terasa

Dear Friend,
Terserah apapun pikiranmu tentang saya
pun sampai engkau membenci dan marah
saya maklum dan saya terima
saya memang bukan siapa-siapa
yang begitu penting untuk kamu bela
walaupun dalam banyak hal di beberapa waktu kamu selalu saya bela
yang kamu memang tak pernah tahu adanya

Dear Friend,
Bohong kalau saya tak sedikitpun marah
betapa sempat hancur hati saya
mungkin bagimu memang tak berarti apa-apa
maka sayapun hanya menangis saja
tak mampu berbuat apa-apa
karena saya tahu tak ada gunanya
pun maaf telah terkata

Dear Friend,
Sejahat apapun kamu sama saya
sejauh apapun kamu dari saya
seberubah apapun kamu ternyata
secuilpun tak ada benci dalam dada

Dear Friend,
Meskipun jarak memisahkan kita
Betapa namamu selalu terpanjatkan adanya
dalam setiap lirih doa-doa saya
berharap yang terbaik untukmu dalam segalanya
sukses segala karir, cita, dan cinta
sukses dunia, tapi tak lupa juga
semoga kamu pun sukses di akhirat sana

Dear Friend,
untukmu, ketahuilah
jika suatu waktu engkau berada di titik terendah
dan tak ada seorangpun untukmu disana
jangan pernah lupakan saya
yang berusaha berusaha untuk selalu ada
seperti yang dulu kita lakukan bersama
menyiapkan bahu sebagai tempat airmata
menyodorkan lengan sekuatnya
untuk membangkitkan kembali semanga yang tlah tiada
atau sekedar memasang telinga
untuk mendengar segala keluh kesah

Dear Friend,
selalu ingatlah!
bahwa saya tak pernah benar-benar meninggalkamu disana
kamu, tetaplah teman sekaligus sahabat saya
apapun yang terjadi nantinya
kamu, tetap berarti untuk saya
yang di hati saya selalu ada

Dear Friend……………
🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s