Obat Luka


Sebenarnya, saat kita selilitan, kita tahu sekali masalahnya. Ada sesuatu (entah itu daging, sayur) nyangkut di gigi kita. Solusinya jelas, ambil dan buang selilitan tersebut. Kadang mudah, cukup kumur2 dan gosok gigi. Kadang susah, malah tambah masuk ke dalam. Tapi biarkan saja berhari2, selilitan itu akan diurai bakteri mulut, keluar sendiri. Tapi ini cara paling jorok sih.

Pun juga saat kaki kita ketusuk duri. Durinya patah, menyisakan bagian kecil, tertinggal di daging. Seketika tubuh kita tidak nyaman, malah bisa bengkak kakinya. Lagi2 solusinya jelas, ambil dan buang duri kecil tersebut. Kadang mudah, bisa dilakukan sendiri. Kadang susah, butuh bantuan orang lain bahkan dokter malah. Lebih baik untuk yang ini, tidak dibiarkan keluar sendiri, karena bisa bernanah, baru keluar duri kecilnya.

Lantas bagaimana kalau ‘selilitan’ itu atau ‘ketusuk duri’ itu ada di hati kita?

Sebenarnya sama saja, bukan? Pasti ada sesuatu yang membuat hati kita jadi tidak enak, membuat fisik kita ikutan ngadat. Apa itu? Kitalah yang tahu persis apa. Nah, solusinya juga sudah jelas, silahkan cabut sesuatu yang tidak enak itu, buang dari hati kita. Apakah ini mudah dilakukan? Saya tidak pernah bilang mudah. Toh, bahkan bagi orang yang paling bijak dan tulus sekalipun, kadang susah payah mengeluarkan duri yang menyakitkan dari hatinya. Tapi bukan berarti tidak bisa. Catatan ini untuk menegaskan, bahwa hampir semua orang tahu solusi atas semua masalahnya. Tahu persis.

Seberapa besar dan bandel selilitan di hati kita? Maka kitalah yang tahu. Berlatihlah untuk mengeluarkannya, jika terpaksa, mungkin minta bantuan teman/keluarga menjadi opsi yang baik. Apapun caranya, bagaimana prosesnya, yakinilah, sama persis seperti kita selilitan di gigi, sekali berhasil dicopot selilitnya, insya Allah terasa lega sekali. Horee… Berhasil. Kalaupun memang niatnya tidak ada, memang mau berlama-lama selilitan, toh, besok lusa juga lepas sendiri. Paling jadi bau mulut saja. Atau dalam kasus ketusuk duri, paling jadi bengkak, bernanah–semoga tidak bablas jadi infeksi fatal yang terpaksa diamputasi.

Mungkin demikian

–Tereliye

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s